Protokol Sesi
Panduan rinci dan langkah-langkah yang diikuti selama sesi kami untuk memastikan konsistensi dan kualitas.
Protokol Sesi DOA: One-on-One bersama Coach Rheo
1. Identifikasi Tujuan: Apa yang Anda Inginkan?
Sesi dimulai dengan mendefinisikan outcome yang diinginkan klien secara jelas. Langkah ini memastikan intervensi bersifat terarah, terukur, dan sesuai dengan kondisi psikologis maupun fisiologis klien.
2. Penilaian Beban Emosi: Kalibrasi Skor
Intensitas emosi diukur menggunakan sistem penilaian subjektif namun terstruktur. Proses ini memungkinkan pemantauan progres secara real-time, dengan target mencapai baseline nol, yakni tidak ada reaktivitas fisiologis maupun emosional.
3. Gangguan Persepsi: Mematahkan Blindspot
Pada tahap ini, fasilitator membantu klien menemukan jejak emosi bawah sadar (blindspot) yang biasanya tidak dapat dijangkau melalui eksplorasi kognitif tradisional. Jejak ini ditelusuri kembali ke apa yang didefinisikan Coach Rheo sebagai Seeds of Emotion, pemicu emosi pra-sadar yang tertanam dalam memori somatik.
4. Resolusi Somatik: Menghilangkan Seeds
Setelah ditemukan, seeds dinetralkan melalui teknik verbal presisi (Direct Commands) dan regulasi sistem saraf melalui Calibrated Breathing. Tahap ini dirancang untuk menghapus jejak fisiologis dan neurologis dari residu emosi secara sistematis, sehingga klien mencapai tahap pembebasan.
5. Validasi Multi-Axis: Violent Recheck
Rechecking dilakukan secara ketat melalui berbagai dimensi waktu dan persepsi (masa lalu, sekarang, masa depan, serta konstruksi realitas alternatif). Langkah ini memastikan tidak ada trauma loop tersisa dan seluruh muatan emosional benar-benar telah terlepas.
6. Integrasi Reflektif: Chit Chatting
Tahap opsional namun bernilai tinggi. Bagian ini memungkinkan percakapan ringan, pengecekan kesadaran baru, dan pendalaman hubungan terapeutik bersama Coach Rheo. Fungsinya untuk membangun kepercayaan, mengintegrasikan hasil, dan memperkuat refleksi pasca-pelepasan.
7. Kontribusi Transformatif: Inspire the World!
Dengan persetujuan etis, klien diajak berbagi perjalanan transformasinya secara publik, menjadi bagian dari arsip penyembuhan terbuka DOA dan menginspirasi orang lain melalui perubahan yang terlihat dan terdokumentasi. Ini mendorong social modeling dan memperkuat momentum penyembuhan kolektif.
